Visi:
Windows
of East Indonesia
| sumber: wikipedia |
Tujuan:
Mewujudkan
Morotai sebagai salah satu destinasi prioritas Indonesia yang bertaraf internasional
dan meningkatkan jumlah kunjungan wisman menjadi 500 ribu orang pada tahun 2019.
Target pasar wisman:
Tiongkok,
Taiwan, Jepang, dan Australia, negara-negara Amerika dan Eropa.
Target pasar wisnus:
Penduduk Indonesia Timur dan Sulawesi
DTW: Taman Laut Selat Morotai, Pulau Rao, Pulau Zum -
zum,
Akses/ Hub: Bandara Ternate, Sam Ratulangi,
Pelabuhan Ahmad Yani, Pelabuhan Imam Lastori
Fasilitas Pariwisata (tour base): Ternate, Tidore
KEY SUCCESS FACTORS
![]() |
| sumber:http://traveliday.com/mollucan-eccentricity-in-morotai/ |
•Peningkatan akses bandara
dan pelabuhan antar pulau
•Peningkatan amenitas skala internasional
•Peningkatan daya tarik wisata
bahari, sejarah, dan budaya
•Pembuatan agenda wisata untuk
festival dan even rutin
A. AKSESIBILITAS
Untuk
mempertinggi konektivitas, perlu peningkatan kapasitas bandara dan pelabuhan penumpang
skala internasional, dan peningkatan kualitas angkutan darat.
B. AMENITAS
Perlu
peningkatan fasilitas kesehatan skala internasional dan pembangunan jaringan telekomunikasi,
agar diperoleh rasa aman dan nyaman. Sebagai pintu masuk dan hub internasional diperlukan
fasilitas peristirahatan skala menengah keatas, serta pembangunan infrastruktur
kelistrikan, air bersih, fasilitas kebersihan dan sanitasi.
C. ATRAKSI
![]() |
| sumber:Aktual.com |
Peningkatan
atraksi membutuhkan pembuatan paket wisata pantai di pulau utama dan pulau
kecil, wisata sejarah ke situs - situs peninggalan Perang Dunia II, wisata
bawah laut ke titik-titik penyelaman, wisata alam pegunungan ke air terjun,
danau, dan sungai, serta wisata budaya ke desa adat. Selain itu perlu pula
dibangun eco park dan museum flora / fauna dan budaya daerah timur Indonesia,
penyelenggaraan festival budaya Indonesia Timur, dan konferensi perlindungan
flora/ fauna skala internasional.
D. KEY SUCCESS FACTOR
-Penetapan
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Morotai
-Penetapan
bandara sebagai bandara umum / komersial
-Peningkatan
amenitas skala internasional
-Peningkatan
atraksi wisata bahari, sejarah, dan budaya.
-Pembuatan agenda wisata untuk festival dan event rutin.
![]() |
| sumber: junglekey.in
Note: Tugas ini dibuat untuk memenuhi mata kuliah SIP
Program Studi Manajemen Destinasi Pariwisata Semester 5
Jurusan Kepariwisataan, Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung
|








